Tuesday, 30 December 2014

Teknisi Twitter Cari Penyebab User Tak Bisa Log In

Twitter mengakui adanya eror di layanannya. Para teknisi situs mikroblogging itu pun tengah berupaya memperbaiki permasalahan tersebut.

Dalam situsnya, Twitter memberikan update jika eror ini tak mendera seluruh penggunanya aktif Twitter yang tercatat 271 juta.
http://us.images.detik.com/content/2014/12/29/398/093827_twitter.jpg"Some users are currently having trouble signing in to twitter. Our engineers are currently working to resolve this," tulis Twitter.

Sayang tidak disebutkan masalah apa yang sebenarnya terjadi di layanan Twitter. Namun yang pasti, eror di layanan berkicau itu mulai terasa sejak Senin (29/12/2014) pagi. Pengguna dikejutkan saat tiba-tiba aplikasi Twitter mereka mendadak log out dan tak bisa masuk lagi.

Kejadian ini tak cuma terjadi di Indonesia, banyak timeline dari tweeps di negara lain juga mengeluhkan hal sama. Laporan yang masuk kebanyakan dari pengguna aplikasi Twitter di Android.

Ada laporan juga masalah tak hanya terjadi di aplikasi resmi milik Twitter, aplikasi pihak ketiga di Android juga tak bisa lagi digunakan sejak beberapa saat lalu.

Sunday, 28 December 2014

Apple Pimpin Produk Wearable di 2014

Perusahaan-perusahaan besar kini juga kompetitif di dalam sektor perangkat pintar (wearable), dan sepanjang 2014 pangsa tersebut dipimpin Apple.
Apple Pimpin Produk Wearable di 2014
Hal tersebut merupakan hasil prediksi laporan Ipsos MediaCT. Sedangkan laporan Wearable menerangkan, ketika konsumen ditanya rata-rata merek Amerika untuk kategori wearable yang dibeli, jawaban mereka seperti merek Apple 62%, Google 44% dan Samsung 43%. Ketiga merek tersebut yang paling banyak disebutkan.

"Namun untuk merek produk seperti kebugaran juga sangat disebutkan seperti, Fitbit 31%, peringkat keempat dalam pertimbangan dan Nike di urutan keenam 27%," laporan Wearable dilansir dari Itproportal, Selasa (23/12/2014).

Senior Analyst Berg Insight, Johan Svanberg mengungkapkan, untuk kategori produk ini sekarang menghadapi persaingan sengit. 

"Penurunan harga dan bentuk baru memungkinkan pelacak kebugaran dan kegiatan khusus untuk mencapai pengiriman hingga 42,0 juta unit pada 2019," ungkapnya.

Menurutnya, untuk kategori smartwatches sudah terbesar kedua, di mana wearable terhubung dan penjualan akan melambung jauh pada 2015. "Apple Watch akan memasuki pasar dan vendorsmartphone besar lainnya akan meluncurkan generasi berikutnya perangkat Wear Android," ujar Johan.

Sebagai informasi, ke depannya produk wearable akan mencapai 168 juta pengiriman pada 2019. Menurut laporan baru dari Berg Insight, memprediksi bahwa pengiriman teknologi akan mencapai angka 19 juta unit selama 2014, naik pesat dari 5,9 juta unit pada 2013.

Bahkan pengiriman tersebut mempercepat ke angka 168.200.000 unit pada 2019, berkat tingkat pertumbuhan tahunan gabungan dari 54,7%.

OPPO Renovasi Pabrik Pertama di Indonesia

OPPO Indonesia telah melaksanakan prosesi groundbreaking renovasi pabrik seluas 27.000 meter persegi di Tangerang, Banten. Pabrik ini merupakan yang pertama di luar negara asalnya, China.
OPPO Renovasi Pabrik Pertama di Indonesia
CEO OPPO PT Indonesia OPPO Electronics, Jet Lee mengungkapkan, antusiasme masyarakat Indonesia akan smartphone OPPO terus meningkat, menjadi salah satu alasan perusahaan asal China ini berinvestasi membangun pabrik di Indonesia. 

"Renovasi pabrik merupakan wujud komitmen dan keseriusan kami dalam berinvestasi di Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (23/12/2014).

Jet Lee menjelaskan, proses renovasi pabrik ini diperkirakan akan memakan waktu selama 4 bulan. Jika tidak meleset, pabrik smartphone OPPO di Indonesia akan mulai beroperasi penuh pada April 2015. 

Pabrik tersebut menelan investasi sebesar USD30 juta atau sekitar Rp374 miliar. Dana ini dimanfaatkan untuk membeli pabrik di Tangerang lalu merenovasinya menjadi pabrik OPPO.

Menurut Jet Lee, pabrik ini akan memiliki prosedur pengendalian mutu yang ketat untuk memastikan setiap produk OPPO lulus uji quality control (QC) sebelum didistribusikan ke berbagai toko OPPO.

“Tahun depan, pabrik tersebut diharapkan memiliki kapasitas produksi 500.000 unit smartphoneper bulan,” tandasnya.

10 Smartphone Android Terbaik 2014

TAHUN ini, menjadi momen penting bagi industri smartphone di dunia. Dinamika ponsel pintar berlangsung ketat dengan kembali masuknya Motorola dan serbuan smartphone China.

Dilansir dari Timesofindia, Selasa (23/12/2014), industri smartphone asal Negeri Tirai Bambubegitu agresif dengan meluncurkan berbagai jenis ponsel pintar plus harga yang sangat kompetitif.

Namun, pangsa pasar handset secara umum masih didominasi produsen besar, seperti Samsung dan Sony. Melihat menjamurnya smartphone dari berbagai merek, konsumen dihadapkan banyak pilihan, sesuai selera dan kelasnya.

Berikut daftar smartphone Android terbaik selama 2014.

1. Sony Xperia Z3


.

Sony Xperia Z3 masuk sebagai salah satu smartphone Android terbaik. Ponsel pintar ini memiliki integrasi hardware-software yang apik, kuat dan layar Full HD 5.2 inci.

Dapur pacu handset teranyar Sony ini sebesar 2.5GHz, quad-core prosesor Snapdragon 801, dan RAM 3GB yang mumpuni. Kamera inti sebesar 20,7MP dengan kapasitas baterai 3,100mAh. Untuk harganya sendiri dibanderol sekitar Rp8,5 juta.